Oleh : Nini Peoni
Suasana malam
kota Jakarta tak lepas dari jajanan kaki lima pinggir jalan. Hal istimewa tidak
harus berasal dari kemewahan, begitulah yang diberikan oleh Tenda Konoha ini.
Terletak di kawasan Jembatan Lima, Jakarta Barat dengan nuansa Jepang yang sangat menarik
perhatian, mulai menjajakan makanannya pada pukul 18.30 WIB.
Kesederhanaan Tenda Konoha tidak
mengurangi minat pengunjung untuk singgah kesana yang sekadar menghilangkan
penat oleh padatnya kota Jakarta ini ataupun untuk berbincang bersama teman bahkan
keluarga. Bagi Anda pecinta animasi Jepang nama “Konoha” tentu tidak asing
ditelinga. Merupakan nama tempat yang diambil dari anime Naruto.
Terdapat nama-nama menu yang menarik
dan asing ditelinga. Setelah melihat menu-menu tersebut, pilihan saya jatuh
kepada ramen konoha. Nama tersebut menggugah rasa penasaran saya terhadap wujud
ramen tersebut. Aroma kaldu ayam yang sudah tercium jauh dan semakin menyengat
hingga mangkuk tersebut pas berada di hadapan.
Bermodalkan mie, sosis, potongan
rumput laut, stik kepiting, dan juga bakso ikan yang tertata rapi di tepian
mangkuk yang bercampur dengan kaldu ayam dan taburan serbuk cabai. Terlihat
sederhana, namun memiliki aroma khas yang unik. Campuran aroma ayam, pedas,
serta aroma seafood menjadi satu.
Rasa potongan rumput laut yang
samar-samar ditutupi oleh kaldu ayam serta kesegaran yang diciptakan oleh
sedikit perasan jeruk nipis membuat kuah tersebut memiliki cita rasa yang
sempurna. Dan diakhir rasa, aroma rumput laut mengalahkan kaldu ayam dan
bertahan didalam mulut.
Tekstur mie yang padat dan kenyal
saat dikunyah menjadi pendamping yang pas saat diseruput dengan kuah. Serta pelengkap
yaitu bakso ikan, stik kepiting menambahkan cita rasa seafood dalam kuah
tersebut dan juga sosis yang memperkuat rasa ayam. Bahan yang sederhana namun
menciptakan rasa yang istimewa dan ramen Konoha ini di bandrol seharga
Rp27 ribu.
Hal ini tak lepas dari usaha Hendy
si koki sekaligus pemilik yang ingin memanjakan lidah pengunjung. Banyak hal
yang ia lalui hingga akhirnya Tenda Konoha ini tetap berdiri. Walaupun bisa
dibilang bahwa umur Tenda Konoha ini hanya sebesar biji jagung yaitu 3 bulan
tetapi berkat jerih payah sang pemilik, Tenda Konoha ini sukses memikat hati
para pengunjung.
Keberhasilan ini diperkuat oleh pernyataan
Dimas yang merupakan salah satu pengunjung setia. Tenda Konoha sudah menjadi
tempat wajib bagi ia dan teman-temannya. Baik muda maupun tua menjadi
pengunjung Konoha ini, dan meja-meja selalu penuh dan silih berganti oleh orang
yang baru.
Walaupun tidak sekelas bintang lima,
Tenda Konoha tetap dapat menarik pengunjung dengan menu-menu unik yang
disajikan dan keistimewahannya. Hal tersebut juga yang membuat para pengunjung
tidak bosan dan tetap kembali.

infonya sangat bermanfaat
BalasHapusjadi laper nih setelah membacanya:( pengen makan
BalasHapus