Minggu, 02 Oktober 2016

Murah Tak Berarti Murahan

Oleh : Nini Peoni

Suasana malam kota Jakarta tak lepas dari jajanan kaki lima pinggir jalan. Hal istimewa tidak harus berasal dari kemewahan, begitulah yang diberikan oleh Tenda Konoha ini. Terletak di kawasan Jembatan Lima, Jakarta Barat dengan nuansa Jepang yang sangat menarik perhatian, mulai menjajakan makanannya pada pukul 18.30 WIB.

Kesederhanaan Tenda Konoha tidak mengurangi minat pengunjung untuk singgah kesana yang sekadar menghilangkan penat oleh padatnya kota Jakarta ini ataupun untuk berbincang bersama teman bahkan keluarga. Bagi Anda pecinta animasi Jepang nama “Konoha” tentu tidak asing ditelinga. Merupakan nama tempat yang diambil dari anime Naruto.

Terdapat nama-nama menu yang menarik dan asing ditelinga. Setelah melihat menu-menu tersebut, pilihan saya jatuh kepada ramen konoha. Nama tersebut menggugah rasa penasaran saya terhadap wujud ramen tersebut. Aroma kaldu ayam yang sudah tercium jauh dan semakin menyengat hingga mangkuk tersebut pas berada di hadapan.

Bermodalkan mie, sosis, potongan rumput laut, stik kepiting, dan juga bakso ikan yang tertata rapi di tepian mangkuk yang bercampur dengan kaldu ayam dan taburan serbuk cabai. Terlihat sederhana, namun memiliki aroma khas yang unik. Campuran aroma ayam, pedas, serta aroma seafood  menjadi satu.

Rasa potongan rumput laut yang samar-samar ditutupi oleh kaldu ayam serta kesegaran yang diciptakan oleh sedikit perasan jeruk nipis membuat kuah tersebut memiliki cita rasa yang sempurna. Dan diakhir rasa, aroma rumput laut mengalahkan kaldu ayam dan bertahan didalam mulut.

Tekstur mie yang padat dan kenyal saat dikunyah menjadi pendamping yang pas saat diseruput dengan kuah. Serta pelengkap yaitu bakso ikan, stik kepiting menambahkan cita rasa seafood dalam kuah tersebut dan juga sosis yang memperkuat rasa ayam. Bahan yang sederhana namun menciptakan rasa yang istimewa dan ramen Konoha ini di bandrol seharga Rp27 ribu.

Hal ini tak lepas dari usaha Hendy si koki sekaligus pemilik yang ingin memanjakan lidah pengunjung. Banyak hal yang ia lalui hingga akhirnya Tenda Konoha ini tetap berdiri. Walaupun bisa dibilang bahwa umur Tenda Konoha ini hanya sebesar biji jagung yaitu 3 bulan tetapi berkat jerih payah sang pemilik, Tenda Konoha ini sukses memikat hati para pengunjung.

Keberhasilan ini diperkuat oleh pernyataan Dimas yang merupakan salah satu pengunjung setia. Tenda Konoha sudah menjadi tempat wajib bagi ia dan teman-temannya. Baik muda maupun tua menjadi pengunjung Konoha ini, dan meja-meja selalu penuh dan silih berganti oleh orang yang baru.

Walaupun tidak sekelas bintang lima, Tenda Konoha tetap dapat menarik pengunjung dengan menu-menu unik yang disajikan dan keistimewahannya. Hal tersebut juga yang membuat para pengunjung tidak bosan dan tetap kembali.

2 komentar: