Wanita cantik berwajah mungil serta mata tajam indah yang memancarkan keceriaan. Rambut hitam yang menjuntai sebahu, dengan tertawa yang unik menjadi khas dirinya. Ia merupakan finalis knock out dari The Voice of Indonesia. Ia adalah seorang anggota dari Mervo yang merupakan group vocalnya.
Menceritakan pengalamannya dihadapan
teman-teman dengan kebanggaan namun bercampur kekecewaan. Kisah yang ia tempuh bersama Mervo dari titik
awal mengikuti The Voice of Indonesia 2016 menarik seluruh perhatian teman-teman
yang menatapnya penuh semangat. Suara merdu yang keluar dari pita suaranya
membuat suasana kelas seketika terkesima.
Herly Hutahaean yang menganyam
pendidikan di Universitas Bunda Mulia, merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi. Ia
merupakan mahasiswa semester 3 yang mulai mengikuti The Voice of Indonesia pada
April 2016. Bersama teman-temannya, ia mengikuti audisi dengan mengirim video
melalui email dan diterima oleh produser.
Pada babak tersebut, Mervo terpilih dan
mereka lanjut pada tahap blind audition. Semangat bercampur kebahagian Herly
bersama Alfriando Eldat Lukas, Alren Orlando Lukas, dan Angel Eva Filisita
menyanyikan lagu berjudul Buktikan oleh Dewi Sandra ft Rayen Pasto. Suara merdu
memenuhi panggung, membuat pendengar terkesima.
Hingga suara tersebut memikat salah satu
coach yaitu Agnes Monica untuk menekan tombol dan membalik diri untuk melihat
dari mana asalnya. Kebahagian tampak pada raut wajah mereka, namun mereka tetap
bernyanyi. Hingga detik-detik terakhir coach Judika juga tak kuasa untuk tidak
menekan tombol tersebut.
Ketegangan pun terasa saat Agnes dan
Judika berperang untuk mendapatkan Mervo. Namun dengan percaya diri Herly
memilih Judika. Sorak sorai para penonton menutup penampilan Mervo. Sekali
lagi, wajah mereka tak dapat menutupi kebahagiannya. Mereka percaya dengan
basic vocal group yang telah lama dipegang oleh Judika.
Latihan, olah vokal, Herly lalui dengan
semangat. Ia juga tak mengesampingkan dunia pendidikannya. keduanya ia jalani
tanpa ada keluhan, bahkan ia senang memaluinya. Hingga pada saat babak battle,
Mervo dipasangkan dengan Janita Gabriela.
Menegangkan memang, karena seorang solo melawan group vocal.
Namun usaha yang telah mereka berikan
tak sia-sia. Mereka mengalahkan Janita dengan seluruh kemampuan yang mereka
miliki. Hingga pada tahap knock out, tahap terakhir. Tahap dimana terdapat tiga
bangku yang akan diduduki oleh penyanyi-penyanyi berbakat. Silih berganti
suara-suara tersebut diperdengarkan.
Mervo berhasil mendapatkan kursi
ketiga.namun tak lama setelah itu, penampilan keempat yang dibawa oleh Siti
Rosalia merebut kursi milik Mervo. Itulah akhir dari penampilan mereka di The
Voice of Indonesia. Pulang dengan penuh kebanggaan diakhir babak knock out.
“Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya”,
begitulah yang dikatakan Herly si suara emas. Tak ada jejak penyesalan dalam
perjalanan yang telah ia lalui. Ia tetap melanjutkan perkuliahaannya dengan
ceria, M enunjukkan bahwa masih ada kesempatan lain untuk menggapai mimpinya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar