Selasa, 04 Oktober 2016

Si Suara Emas dan Perjalanannya


Wanita cantik berwajah mungil serta mata tajam indah yang memancarkan keceriaan. Rambut hitam yang menjuntai sebahu, dengan tertawa yang unik menjadi khas dirinya. Ia merupakan finalis knock out dari The Voice of Indonesia. Ia adalah seorang anggota dari Mervo yang merupakan group vocalnya.

Menceritakan pengalamannya dihadapan teman-teman dengan kebanggaan namun bercampur kekecewaan.  Kisah yang ia tempuh bersama Mervo dari titik awal mengikuti The Voice of Indonesia 2016 menarik seluruh perhatian teman-teman yang menatapnya penuh semangat. Suara merdu yang keluar dari pita suaranya membuat suasana kelas seketika terkesima.

Herly Hutahaean yang menganyam pendidikan di Universitas Bunda Mulia, merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi. Ia merupakan mahasiswa semester 3 yang mulai mengikuti The Voice of Indonesia pada April 2016. Bersama teman-temannya, ia mengikuti audisi dengan mengirim video melalui email dan diterima oleh produser.


Pada babak tersebut, Mervo terpilih dan mereka lanjut pada tahap blind audition. Semangat bercampur kebahagian Herly bersama Alfriando Eldat Lukas, Alren Orlando Lukas, dan Angel Eva Filisita menyanyikan lagu berjudul Buktikan oleh Dewi Sandra ft Rayen Pasto. Suara merdu memenuhi panggung, membuat pendengar terkesima.

Hingga suara tersebut memikat salah satu coach yaitu Agnes Monica untuk menekan tombol dan membalik diri untuk melihat dari mana asalnya. Kebahagian tampak pada raut wajah mereka, namun mereka tetap bernyanyi. Hingga detik-detik terakhir coach Judika juga tak kuasa untuk tidak menekan tombol tersebut.

Ketegangan pun terasa saat Agnes dan Judika berperang untuk mendapatkan Mervo. Namun dengan percaya diri Herly memilih Judika. Sorak sorai para penonton menutup penampilan Mervo. Sekali lagi, wajah mereka tak dapat menutupi kebahagiannya. Mereka percaya dengan basic vocal group yang telah lama dipegang oleh Judika.

Latihan, olah vokal, Herly lalui dengan semangat. Ia juga tak mengesampingkan dunia pendidikannya. keduanya ia jalani tanpa ada keluhan, bahkan ia senang memaluinya. Hingga pada saat babak battle, Mervo dipasangkan dengan Janita Gabriela.  Menegangkan memang, karena seorang solo melawan group vocal.

Namun usaha yang telah mereka berikan tak sia-sia. Mereka mengalahkan Janita dengan seluruh kemampuan yang mereka miliki. Hingga pada tahap knock out, tahap terakhir. Tahap dimana terdapat tiga bangku yang akan diduduki oleh penyanyi-penyanyi berbakat. Silih berganti suara-suara tersebut diperdengarkan.

Mervo berhasil mendapatkan kursi ketiga.namun tak lama setelah itu, penampilan keempat yang dibawa oleh Siti Rosalia merebut kursi milik Mervo. Itulah akhir dari penampilan mereka di The Voice of Indonesia. Pulang dengan penuh kebanggaan diakhir babak knock out.

“Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya”, begitulah yang dikatakan Herly si suara emas. Tak ada jejak penyesalan dalam perjalanan yang telah ia lalui. Ia tetap melanjutkan perkuliahaannya dengan ceria, Menunjukkan bahwa masih ada kesempatan lain untuk menggapai mimpinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar